Saat Kongres Pemuda II Tanggal 28 Oktober 1928 Wage Rudolf Supratman Untuk Pertama Kalinya Mengumandangkan Lagu Indonesia Raya Ciptaanya Namun Dalam Kesempatan Tersebut WR Supratman Hanya Bisa Mempersembahkan Instumen Tersebut Tanpa Menyanyikan Liriknyaa, Setelah Mendiskusikannya Kepada Ketua Kongres Sugondo Hal Tersebut Disebabkan Oleh?

Hay teman-teman MediiaIndonesia.com ketemu lagi bersama Admin yang baik hati untuk mengetahui kunci jawaban dari pertanyaan yang tidak bisa Kamu Jawab. perhatikan pembahasan berikut ini.

Soal:

Saat Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928 Wage Rudolf Supratman untuk pertama kalinya mengumandangkan lagu Indonesia Raya ciptaanya Namun dalam kesempatan tersebut WR Supratman hanya bisa mempersembahkan instumen tersebut tanpa menyanyikan liriknyaa, setelah mendiskusikannya kepada ketua kongres Sugondo Hal tersebut disebabkan oleh?

  1. lagu Indonesia Raya menjadi ancaman Belanda
  2. B. lirik lagu tersebut terlalu puitis untuk dinyanyikan
  3. C. lirik lagu tidak mendeskripsikan persatuan
  4. D. syair lagu yang dianggap dipolmatis
  5. E. syair lagu yang bersifat radikal dan sparatis

Dari lima (5) pilihan jawaban diatas, jawaban yang paling tepat adalah: A. lagu Indonesia Raya menjadi ancaman Belanda.

Berdasarkan hasil vote dari kurang lebih 751 pembaca, setuju dengan jawaban A benar, dan 0 orang setuju jawaban A salah.

Saat Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928 Wage Rudolf Supratman untuk pertama kalinya mengumandangkan lagu Indonesia Raya ciptaanya Namun dalam kesempatan tersebut WR Supratman hanya bisa mempersembahkan instumen tersebut tanpa menyanyikan liriknyaa, setelah mendiskusikannya kepada ketua kongres Sugondo Hal tersebut disebabkan oleh lagu indonesia raya menjadi ancaman belanda.

Pembahasan & Penjelasan:

Jawaban A. lagu Indonesia Raya menjadi ancaman Belanda Menurut Tim Mediiaindonesia, Jawaban ini paling tepat, Sebab jika dibandingan dengan pilihan jawaban yang lain, ini merupakan jawaban yang paling akurat dan sesuai dengan pertanyaannya.

Jawaban B. B. lirik lagu tersebut terlalu puitis untuk dinyanyikan jawaban ini menurut tim kami salah, karena sudah tidak sesuai dengan pertanyaan dan melenceng dari pertanyaan diatas.

Jawaban C. C. lirik lagu tidak mendeskripsikan persatuan Menurut tim Mediiaindonesia.com, jawaban ini tidak tepat untuk pertanyaan tersebut, dan dari beberapa referensi yang kami baca, jawaban ini kurang tepat.

Jawaban D. D. syair lagu yang dianggap dipolmatis menrutu tim kami, jawaban ini salah, karena jawaban ini tidak selaras dengan pertanyaan diatas.

Jawaban E. E. syair lagu yang bersifat radikal dan sparatis Menurut kami, pilihan jawaban ini tidak tepat, karena dalam buku referensi dan juga hasil penelusuran dari Google, jawaban ini lebih tepat untuk pertanyaan lainnya.

Kesimpulan Akhir

Berdasarkan Pertanyaan serta pembahasan diatas, maka dapat disimpulkan jawaban yang paling tepat dan benar adalah A. lagu Indonesia Raya menjadi ancaman Belanda

Jika Jawaban dan pembahasan diatas masih kurang jelas atau Kamu ada pertanyaan lain seputar pendidikan, baik ditingkat SD, SMP, SMA, Jenjang Kuliah atau dalam dunia kerja, bisa ditulis dalam kolom komentar dibawah ini.

Semoga Kunci Jawaban dari soal Saat Kongres Pemuda II Tanggal 28 Oktober 1928 Wage Rudolf Supratman Untuk Pertama Kalinya Mengumandangkan Lagu Indonesia Raya Ciptaanya Namun Dalam Kesempatan Tersebut WR Supratman Hanya Bisa Mempersembahkan Instumen Tersebut Tanpa Menyanyikan Liriknyaa, Setelah Mendiskusikannya Kepada Ketua Kongres Sugondo Hal Tersebut Disebabkan Oleh? dapat menambah wawasan dan pengetahuan kamu, sehingga kamu bisa meningkatkan prestasi belajar. Share situs Mediia Indonesia pada teman dan kerabat kamu.

Pilihan Jawaban tersebut belum pasti benar 100%, tetapi Kami telah berusaha semaksimal mungkin menelusuri berbagai macam acuan guna pilih kunci jawaban yang benar diatas. Jika pilihan jawaban diatas kurang tepat, Kamu dapat berkomentar di kolom komentar dibawah supaya segera kami perbaiki atau bisa menjadi bahan acuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.